July 22, 2019

Memperlakukan Pelamar Penyandang Disabilitas Secara Khusus

Selain sebagai organisasi komersial, perusahaan juga memiliki tanggung jawab terhadap masyarakat disekitar. Salah satu tujuan diberikannya izin untuk berusaha yakni tersedianya lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, termasuk para penyandang disabilitas. Dengan demikian, semua memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Meskipun, saat ini masih banyak perusahaan yang memiliki budaya dan lingkungan kerja yang terkesan eksklusif sehingga kesempatan bekerja bagi kelompok minoritas seperti para penyandang disabilitas. Namun, beberapa perusahaan sudah memulai membangun budaya dan lingkungan kerja yang inklusif, termasuk dengan cara memberikan jalur khusus bagi para penyandang disabilitas untuk mendapatkan kesempatan bekerja di perusahaan-perusahaan tersebut. Perusahaan-perusahaan yang berani memulai visi tersebut biasanya berstatus perusahaan milik negara atau perusahaan dengan skala yang besar.

Para penyandang disabilitas memiliki pilihan untuk menunjukkan keterbatasannya atau tidak. Seperti halnya orang-orang pada umumnya memilikihak untuk menyampaikan informasi pribadi mereka atau tidak. Tidak ada kewajiban hukum bagi seorang pegawai untuk menunjukkan keterbatasannya kecuali jika keterbasan tersebut berpengaruh terhadap kemampuan mereka untuk mengerjakan tugas-tugas di tempat kerja. Bahkan dalam kasus tertentu, keterbatan-keterbatasan tersebut boleh diketahui setelah mereka memiliki status sebagai pegawai di perusahaan. Jika seseorang menunjukkan keterbatasannya, kalian wajib memperlakukan mereka dengan hormat dan layak. Kalian sebaiknya fokus pada orangnya bukan keterbatasannya.

Banyak sekali hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum membangun lingkungan dan budaya kerja yang inklusif dan persiapan tersebut harus dilakukan dengan matang. Sehingga, ketika para penyandang disabilitas tersebut mendapatkan status sebagai pegawai, sarana dan prasarananya ramah sehingga mereka dapat bekerja dengan nyaman. Jangan sampai dikarenakan persiapan yang kurang matang justru mengecewakan pegawai para penyandang disabilitas.

Tujuan untuk merekrut pegawai yang memiliki keterbatasan khusus tersebut perlu diupayakan melalui cara-cara yang matang. Tentu ini akan menjadi sebuah tantangan bagi HRD untuk mampu mewujudkan visi perusahaan tersebut. Bahkan di beberapa perusahaan justru menciptakan program-program khusus untuk menciptakan budaya dan lingkungan inklusif tersebut karena bagaimanapun juga tugas tersebut bukanlah tugas yang mudah.

Steven D Lawson

Steven D Lawson